Daisypath Anniversary Years PicDaisypath Anniversary Years Ticker
Lilypie 3rd Birthday PicLilypie 3rd Birthday Ticker

Friday, May 11, 2007

Stop Violence!!

Kalo baca koran Kompas minggu ini, aku ngrasa ‘ngilu’ baca berita tentang apa yg dilakukan oleh Suami pada Istrinya. Di Tangerang seorang Suami membakar Istrinya, di Jakarta ada Suami bunuh Istri, kok tega banget ya.. bukannya melindungi Istri merupakan salah satu kewajiban Suami? Kok malah nyakiti sampe2 bunuh??

Ga usah jauh2, kalo liat sekeliling kita ga sulit menemukan kasus tersebut. Aku jadi inget waktu masih tugas di RS, ada seorang perawat suatu hari sekeliling mata kirinya biru. Waktu kita tanya, ‘Knapa mbak?’ Dia jawab, ‘Jatuh dari motor Bu, baru belajar..’ Tapi aku perhatiin dia terlihat ‘depresi’, trus kalo emang jatuh kenapa sekeliling matanya aja yg biru, kenapa ga ada lecet di bagian muka lainnya? Kayaknya.. kemungkinan dia ditonjok seseorang kali ya, lagi hadap2an terus ditonjok dgn tangan kanan yang kena mata kiri. Karena terliha depresi aku curiga mungkin dilakukan oleh Suaminya.. Pengen nanya tapi sungkan, jadinya aku juga ga bisa ‘bantu’ apa2…

Kadang kala Istri sudah tau bahwa Suami punya ‘tabiat dan budaya’ melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya. Ada yg memilih berpisah dan bercerai. Tapi ga semua orang memilih perceraian, karena perceraian merupakan pilihan yang sulit sekali.

Jadi inget waktu beberapa saat lalu aku diundang pertemuan oleh Koalisi Perempuan Balikpapan dalam rangka sosialisasi UU Anti Kekerasan Dalam Rumah Tangga.. ada nasihat yang diberikan bila Istri memilih tetap ‘bertahan’ pada kekerasan yg berulang,

-Mintalah pertolongan tetangga (bila memungkinkan)
-Hindari tempat tertutup (saat bertengkar)
-Hindari tempat yang terdapat benda tajam (misal Dapur karena terdapat Pisau)
-Siapkan tas, uang, surat penting, pakaian (bila sewaktu2 harus pergi)
-Siapkan anak-anak, ciptakan ‘kode’ agar anak mengerti bahwa ada situasi ‘bahaya’
-Pergi ke tempat aman ( Rumah saudara, Kantor Polisi)
-Bila terjadi perkelahian lindungi bagian fisik yang vital ( kepala, mata, tangan kanan bila right
handed/ tangan kiri bila kidal, rusuk dan tungkai bawah).

Bagaimana Membantu Korban KDRT?

-Memberi Pertolongan agar korban dalam keadaan aman dan di tempat yang aman. Korban
mungkin hanya perlu pertolongan untuk sementara waktu sebelum memutuskan apa yang akan
dilakukannya.

-Ciptakan suasana yang membuat korban merasa nyaman untuk menumpahkan isi hatinya,
dengarkan korban, berbicara sopan padanya.

-Jangan menyalahkan korban, salahkan pelaku kekerasan.

-Menanyakan apa yang akan dilakukannya dan bantuan apa yang diperlukan.

-Menyakinkan bahwa dialah yang harus menolong dirinya sendiri dan anak-anak.

-Ajaklah korban pergi ke dokter, selain untuk perawatan bila diperlukan juga meminta surat
keterangan dokter yang didalamnya berisi keterangan pemukulan.

-Jangan memaksa perempuan untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan.

-Bercerai adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Ia memerlukan dukungan yang terus menerus,
akan terguncang dan sering merasa sedih. Ia membutuhkan dukungan praktis dan emosional.

STOP Kekerasan Dalam Rumah Tangga

No comments: